Ketika Sampah Menjadi Cermin

Ketika Sampah Menjadi Cermin

Sebenarnya ini lebih ke sebuah curhatan kali yach

Bermula saat meeting kemarin minggu 26/08/2018

Saat meeting kemarin tiba-tiba w mendapatkan sebuah kalimat yang berbunyi "Jadi, email yang masuk itu jadi sampah"

Mendengar itu seketika darah w tersentak dan bagaikan daratan sebuah tamparan keras

Namun di sisi lain w jadi berfikir dengan analogika itu sebuah cermin besar yang bisa memperlihatkan seluruh tubuh.

Ibaratnya gini, selama ini kita selalu mandi, berpakain dan berdandan, lalu kita bercermin dengan kelihatan separuh tubuh kita dari kepalah ke dada, kita merasa kita sudah rapih, sudah keren dan sudah bersih dan sudah wangi, sehingga begitu percaya dirinya kita. Namun kita tidak pernah melihat secara keseluruhan tubuh kita. Ketika kita dikasih cermin gede yang kita bisa melihat seluruh tubuh kita, baru kita menyadari ternyata kita belum sebaik itu, masih banyak kekurangannya, ternyata celana kita belum cocok, atau belum bagus atau malah belum pakai sama sekali dan juga alas kali kita ada yang salah, misalnya kebalik atau putus atau kekurangan lainnya. Kita baru mengetahuinya ketika kita melihat secara penuh di cermin gede tadi.

Nah, jadi kalimat "Jadi, email yang masuk itu jadi sampah" w jadikan cerminan dalam management kerja. w baru mengetahuinya ketika w dapat cermin gede itu, ternyata apa yang telah dikerjakan selama ini masih banyak kekurangannya, masih banyak yang harus diperbaiki dan dibenahi. Masih banyak yang perlu dilakukan, dikerjain, dipelajari dan dikembangkan lagi. Sehingga dengan kalimat itu w bisa jadi belajar untuk bisa lebih baik lagi karena sudah bercermin secara keseluruhan.

Point pelajarannya, jangan pernah tersinggung jika anda mendapatkan sebuah kata-kata yang terkesan merendahkan atau yang dapat menyinggung anda, namun jadikanlah itu sebagai sebuah cermin untuk anda melihat dan menyadarkan untuk memperbaiki kekurangan yang ada atau sebagai sebuah batu asah untuk bisa membuat anda lebih tajam dan lebih baik dan lebih berbuna lagi. Berbangga, berterimakasih dan berlapang dadalah jika mendapatkan sebuah kritikan atau masukan, karena itu hal baik untuk anda.

Kesuksessan seseorang tidak terganutng seberapa besar hartanya, seberapa besar jabatannya, seberapa terkenal dia, namun kesuksesan seseorang tergantung seberapa berguna/bermanfaat dia untuk orang lain dan sekitarnya.

 

By : andr3 reborn

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.