Pengalaman Pertama Naik Kapal Ferry

Pengalaman Pertama Naik Kapal Ferry

Pengalaman Pertama Naik Kapal Ferry - Yach betul sangat, kali ini w akan mencoba bercerita tentang pengalaman pertama w naik kapal Ferry sang alat transportasi penjelajah lautan nan luas. Mungkin umumnya w banyak nulis tentang teknis dan tutorial yang berhubungan dengan komputer jaringan, namun pada kesempatan ini w akan berbagi cerita tentangan pengalaman pertama w naik kapal Ferri dan menikmati susana laut nan indah dan luas hingga tak berujung pandang.

Sore ini sabtu 15/12/2018 w dan mak berangkat dari Pakning ke rumah keluarga yang terletak di suatu daerah yang menyebrangi lautan luas dalam rangka acara keluarga. Di manakah daerah tersebut ? Ha namanya rahasia, hayoo ditebak di manakah daerah itu?, Ahahahaha.

Sesampainya di pelabuhan w dan mak lansung naik ke kapal dan kami pun duduk di kursi masing-masing. Seperti biasanya tak pernah lupa untuk berfhoto sebagai kenangan dan juga untuk story di WA. Selama perjalanan w sangat menikmati pemandangan keindahan lautan yang begitu luas, tenang datar namun mengagumkan, walaupun dibarengi dengan suara bisingnya kapal namun keindahan lautan, kesejukan susananya begitu terasa tenang. Hal ini makin membuat w teguh akan kebesaran Allah, nikmat manakah yang bisa kita dustai akan kebesarannya yang telah kita nikmati selama kita hidup. Seluas itu lautan maka tidak akan cukup untuk menguraikan nikmat tersebut.

Berikut suasana dalam kapalnya :



Beberapa saat setelah kapal berjalan, w naik ke atas di lantai dua untuk semakin menikmati pemandangan nan indah. Selama perjalanan w begitu senang dan tenang menikmati indahnya lautan dan juga bersikan ombak yang tercipta dari jalannya kapal. Selain kapal yang kami tumpangi di lautan tersebut ada juga kapal lain yang berlayar, yaitu kapal dengan label "we love Indonesia" sampai-sampai w berfikir kapal yang kami tumpangi ini adalah "we love Pakning" Ahahahaha. Sambil menikmati pemandangan lautan yang indah dan bersih yang begitu luas, w sambil dengerin lagu yang semakin membuat tenang, salah satunya yaitu lagu berjudul "Right Here Waiting For You", wah benar-benar begitu menyenangkan dan membuat tenang sejenak terbayang mirip Titanic gitu, Ahahahaha, ayo kita dengerin berikut lagunya :

Dan satu lagu lagi yaitu :


Setelah sekian waktu berlalu, w memutuskan untuk turun ke lantai satu balik ke tempat duduk semula dan sambil beli minum. Oh yach sedikit informasi harga jual di atas kapal ini sedikit lebih mahal jika dibanding dengan yang di daratan, mungkin bisa sekitaran dua kali lipat dari harga normalnya. Jadi jika teman-teman mengalaminya jangan terkejut yach.

Selama perjalanan, selain menikmati keindahan lautan, w juga menghabiskan waktu untuk berkomunikasi dengan salah seorang teman yang berada di Pekanbaru melalui aplikasi whatsapp. Teman w ini juga salah seorang yang sangat terobsesi dengan lautan dan pantai, namun keinginannya tersebut belum tercapai, yach semoga saja suatu saat kelak dia bisa mencapai impiannya tersebut. Dia ini seseorang yang lari dari kenyataan dan lebih memilih hidup dalam dunia mimpi dan khayalnya karena menurutnya dunia nyata ini kejam dan dunia khayal dan mimpi itu menyenangkan dan bisa membuat dia lebih tenang.

Tidak terasa setelah sekian waktu berlalu, kapalpun siap-siap untuk bersandar ternyata kami sudah sampai di pelabuhan tujuan. Walaupun w orangnya suka mabuk/pusing di kapal namun w berusaha untuk tetap kuat dan jalani. Setelah kapal bersandar w izin ke teman untuk siap-siap turun dari kapal. nah begini suasana parkiran di atas kapal tersebut :

This image has an empty alt attribute; its file name is ParkiranKapal-1024x768.jpg
Parkiran dalam kapal Ferry

Nah bagaimana suasan parkirannya? Lumayan luas dan sempit bukan, mirip dengan parkiran di daratan.

Setelah kami turun dari kapal, w dan mak menunggu jemputan yang akan menjemput kami. Ada sekitar kurang lebih 5 atau 10 menit menunggu akhirnya jemputan kamipun tiba, w pun izin ke teman untuk melanjutkan perjalanan ke rumah.

Bagaimana, perjalanan yang sangat seru bukan, namun sayangnya ini bukan beneran pengalaman w, melainkan pengelaman teman w. w hanya mengkhayal bisa seperti itu, walaupun w tahu belum tentu w bisa merasakan pengalaman seseru ini, namun setidaknya w bisa merasakannya melalui khayalan w.

Special thanks to LM, thanks teman telah berbagi perjalanan, jujur sore ini w merasa bahagia.

Pelajaran yang bisa kita petik yaitu, selalu menjaga kebersihan lautan dan pantai, jangan buang sampah sembarang agar lautan tersebut tetap bersih dan indah seperti yang telah diciptakan oleh Allah SWT. Lautan atau pantai adalah tempat yang sangat menyenangkan dan dapat menyejukan hati.

Be the first to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.